Fakta Usai Persalinan Caesar

Diary Naya

parent-guide.jpg
Anda punya sejumlah pertanyaan terkait dengan kondisi usai persalinan Caesar? Temukan jawabnya di bawah ini.

Buat sebagian ibu, bersalin dengan mudah seringkali diasosiakan dengan operasi caesar. Ya, karena persalinan caesar menurut sebagian ibu itu takkan menghadirkan rasa lelah dan sakit. Ini fakta. Padahal usai persalinan caesar rasa lelah dan sakit itu tetap ada. Tapi memang persalinan yang mengambil nama salah seorang kaisar Romawi ini seringkali diputuskan oleh dokter karena alasan kesehatan atau keselamatan. Baik demi kesehatan dan keselamatan ibu atau si jabang bayi.

3 P Faktor Caesar

Persalinan setidaknya melibatkan tiga faktor penentu, yakni power (tenaga mengejan atau kontraksi otot dinding perut dan dinding rahim), passage (keadaan jalan lahir), dan ‘passenger’ (si janin yang akan dilahirkan). Dalam persalinan normal ketiga faktor ini semuanya dalam kondisi normal dan baik. Tapi dalam persalinan caesar, tindakan diambil karena adanya ketidakmampuan atau kekurangan salah satu atau lebih dari ketiga faktor tersebut.

Sebut saja misalnya…

Lihat pos aslinya 632 kata lagi

Iklan

5 Macam Shodakoh

Pengajian LDII

Orang KayaRasulullah s.a.w. mengisyaratkan banyaknya orang yang menumpuk harta di dunia namun mereka miskin di akhirat. Kecuali sedikit orang yang senang shodakoh dengan hartanya, sebagaimana tertulis dalam Hadist Shohih Muslim No. 33 – (94) Kitabu Zakat.

Dalam Islam ada 5 macam shodakoh yang harus ditetapi oleh setiap Muslim sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Kelima macam shodakoh itu adalah: 1. Zakat, 2. Infak, 3. Pembelaan fii sabilillah, 4. Denda / dam / kafaroh, 5. Pemberian sukarela.

Lihat pos aslinya 1.446 kata lagi

Islam di Akhir Zaman

Pengajian LDII

Nasehat LDII - Islam Akhir Jaman - Ada satu nilai fundamental yang ditananamkan oleh Allah Ta’ala kepada kaum Muslimin yaitu memperjuangkan agama Allah dengan harta dan diri. Umat Islam dimanapun dituntut untuk menyisihkan sebagaian kekayaannya demi tegaknya shiar Islam. Juga, setiap individu Muslim wajib membela Islam dengan tenaga, fikiran, bahkan nyawanya. فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ, apakah mereka membunuh atau dibunuh, begitu bunyi Al-Quran surah At-Taubah (9) ayat 111.

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (111)
Sesungguhnya Allah telah membeli orang-orang beriman, dirinya dan hartanya dengan Surga untuknya. Mereka berjuang dalam agama Allah, membunuh atau dibunuh, janji baginya haq dalam Taurat dan Injil dan Qur’an. Dan siapakah yang bisa lebih menepati janji selain Allah? Maka bergembiralah dengan perdagangan yang telah engkau lakukan dan demikian itu keuntungan yang…

Lihat pos aslinya 391 kata lagi

10 Perkara yang Merusak Keislaman Seseorang

Pengajian LDII

10 Perkara yang Merusak Keislaman SeseorangIslam adalah satu-satunya Agama Allah yang sah di muka bumi ini, agama yang sempurna, dan yang telah diridhoi oleh Allah sebagai agama bagi hambanya yang terdiri dari Jin dan Manusia. Agama selain Islam tidak diterima oleh Allah.

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَام … سورة آل عمران 19


Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam

[Surah Ali Imron ayat 19]

…الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا… سورة المائدة 3


…pada hari ini telah Aku (Allah) sempurnakan agama (Islam) bagi kalian, dan telah aku sempurnakan nikmat-Ku untuk kalian dan aku ridho Islam sebagai agama kalian …

[Surah al-Maidah ayat 3]


وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ* سورة آل عمران85


Dan barang siapa yang memilih selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima darinya, dan di akhirat nanti ia tergolong orang-orang yang rugi

[Surah Ali Imron ayat 85]


Masuk Islam sangat…

Lihat pos aslinya 2.437 kata lagi

Cerbung

Rena dan Anak-anak

 

 

Sudah dua minggu ini Ibunya Rena giat mengajak Rena ikut andil dalam pengajian anak-anak di TPA di belakang rumah. Rena enggan. Di sana sudah ada Pak Wawan yang masih muda dan lajang. Banyak yang senang dengannya. Rena tak mungkin karena ia sudah dijodohkan. Hanya saja usianya yang sama dengan Pak Wawan membuat Rena terkadang iri dengan kemampuan Pak Wawan yang luwes saat mengajar mengaji. Beda dengan Rena. Padahal Rena semester akhir jurusan pendidikan. Mengapa tak bisa seperti Pak Wawan? Teman-teman Rena di desa lain bahkan telah membantu mengajar ngaji di TPA desa masing-masing. Hanya Rena saja yang tak ikut membantu. Memang di desa teman-teman Rena peserta didiknya puluhan jumlahnya sehingga ustad pengajarnya memerlukan tenaga para remaja masjid untuk mengajar juga. Dan di desa Rena tak sampai dua puluh anak. Pak Wawan bukannya tidak membutuhkan teman, buktinya Pak Wawan pernah mengajak Iwan (adik Rena) untuk mengajar. Hanya saja Iwan tak menanggapi karena capek sekolah dan mengajar les, belum lagi futsal.

Anak-anak itu begitu unik. Ada yang hiperaktif seperti Zaky yang suka menggoda kakak perempuannya, namanya Salsabila. Ada juga dua gadis kecil adiknya mbak Linda. Putri yang endel. Dua kakak adik perempuan Janeta dan Quinn. Dua kakak adik laki-laki Adi-Noval. Ataupun Kakak beradik Windy dan Finto. Faisal yang semangat. Ada juga Pita-Alvin-Bilqis. Siapa lagi? Dua anak tetangga yang baru ikut mengaji berbarengan dengan adiknya Mbak Linda.

Mendidik Sesuai dengan Keunikan dan Karakter Murid

Dalam Makalah Cinta Alam Indonesia Permata XXXIII tahun 2012 disebutkan bahwa Keunikan (perbedaan) yang dimiliki murid antara lain:

  1. Perbedaan fisik, fisik murid tentunya berbeda mulai dari perbedaan jenis kelamin, tinggi dan berat badan, warna kulit, bentuk rambut, wajah, dan lain-lain. Apalagi ada yang memiliki keterbatasan fisik. Guru dilarang menggunakan fisik sebagai bahan bercanda terlebih olok-olokan.
  2. Perbedaan kecerdasan. Pada periode sebelumnya kecerdasan diukur dengan IQ yang memiliki beberapa tingkatan. Sekarang muncul teori Multiple Intelegences atau kecerdasan majemuk yang dipopulerkan oleh Howard Gardner.
  3. Perbedaan karakter. Dalam psikologi terkenal 4 karakter manusia seperti melankolis, sanguninis, dan dua lainnya saya kurang tahu. Namun secara umum karakter anak adalah aktif, pemalas, semangat, mudah tersinggung, pemberani, penakut, periang, pendiam, suka berinteraksi, menyendiri, dll. Tentu saja beda karakter beda penanganannya.
  4. Perbedaan gaya belajar, ada 3 gaya belajar yaitu:

 

  1. Gaya belajar tipe visual

Fisiologi

  • Melihat informasi dengan melihat ke atas (gerakan bola mata ke atas)
  • Pandangan muka ke atas
  • Tangan bergerak di atas dada
  • Nada suara tinggi

Karakteristik

  • Kata-kata yang sering dipakai: melihat, membayangkan, gambaran, dll
  • Teratur, memperhatikan segala sesuatu, memperhatikan penampilan,
  • Saat berkomunikasi senang menatap wajah lawan bicara
  • Memperhatikan gerak-gerik lawan biacara
  • Bicara cepat, kurang suka jadi pendengar
  • Kebanyakan lupa nama orang yang dikenal, tapi ingat wajahnya
  • Berpenampilan bersih dan rapi

Strategi Mengajar

  • Menggunakan warna (tidak hanya hitam)
  • Gunakan ekspresi wajah dan tubuh
  • Sering gunakan gambar-gambar
  • Menjelaskan dengan mencoret-coret
  • Menggunakan kata kerja (predikat) visual
  1. Gaya belajar tipe auditori

Fisiologi

  • Gerakan bola mata sejajar telinga
  • Suara jelas, punya ritme, teratur
  • Bicara sedikit lambat dibanding tipe visual
  • Pandangan muka ke depan

Karakteristik

  • Peka dengan suara
  • Perhatian mudah pecah
  • Belajar dengan mendengarkan
  • Membaca teks/menghafal dengan suara keras
  • Kata-kata yang sering dipakai: mendengar, lirih, melengking, kedengarannya
  • Biasanya kurang memperhatikan lawan bicara, hanya fokus pada suara lawan bicara
  • Pendengar yang baik
  • Kebanyakan melupakan wajah orang yang ditemui, tetapi hafal namanya

Strategi Mengajar

  • Suara harus jelas
  • Mainkan intonasi dalam berbicara
  • Menggunakan pengulangan kata, minta anak menyebut kembali yang sudah dijelaskan
  • Sesi tanya jawab, diskusi
  1. Gaya belajar tipe kinestetik

Fisiologi

  • Gerakan bola mata ke arah bawah
  • Suara cenderung berat
  • Banyak gerak
  • Tubuh cenderung menunduk

Karakteristik

  • Menyentuh orang yang berdiri berdekatan
  • Menunjuk tulisan saat membaca
  • Saat belajar sering menggunakan gerakan, misal: tangan menunjuk-nunjuk, bermain bolpoin
  • Kata-kata yang sering dipakai: rasanya, keras, lembut, dll
  • Ketika berkomunikasi biasanya senang melakukan gerakan

Strategi Mengajar

  • Melibatkan fisik/gerakan
  • Menggunakan alat bantu/permainan
  • Menggunakan simulasi/praktik
  • Bermain peran
  • Menghargai anak yang melakukan gerakan

 

Memilih S1 Pendidikan Karna Idealis?

Dulu sebelum (akhirnya) memilih jurusan keguruan, ada beberapa jurusan lain yang terlintas seperti:

  1. Ilmu Gizi
  2. Kesehatan Masyarakat
  3. Kedokteran Umum
  4. Teknologi Pendidikan
  5. Manajemen Pendidikan
  6. Program Pelatihan Perfilman
  7. Pendidikan Biologi
  8. Manajemen
  9. Ekonomi Syariah
  10. Pendidikan Bahasa Indonesia
  11. Sastra Indonesia
  12. Analis Medis
  13. Farmasi
  14. Bidan
  15. D3 Radiografer
  16. Desain
  17. Dan lain-lain.

Tapi dengan pertimbangan-pertimbangan:

 

  • Ilmu Gizi: Saya pertama kali daftar di Univ. Negeri Solo untuk dapat beasiswa (cita-citanya) jurusan yang saya pilih adalah kedokteran dan ilmu gizi. Pertimbangannya di sana ada saudara meskipun jauh. Di jatim ga ada ta? baru-baru ini saya tahu kalau ada Ilmu Gizi baru dibuka di Unair (2014). Ada juga poltekkes di Surabaya. Padahal poltekkes sudah ada dari dulu.. hanya saya waktu SMA kurang referensi tentang Pergruan Tinggi. Taunya cuma Unesa, ITS, Unair, ITATS, Stikom, Univ Muhammadiyah, Akbid Siti Khodijah, STIE ABI, Univ. Adhi Buana, Akpol…Haah… Setelah saya browsing ternyata ujiannya sudah lewat di poltekkes.
  • Kesehatan Masyarakat Unair. Tapi ibu kurang setuju karena lapangan kerjanya belum jelas.
  • Kedokteran Umum Unair/Univ. Muhammadiyah Malang. Pastinya jurusan ini tidak direkomendasikan oleh nenek saya. Karena memakan biaya banyak, memakan banyak waktu, pikiran, dan tenaga. Saya pernah dafatar beasiswa di UMM kedokteran umum dan guru sd. dan yang diterima pilihan kedua (guru SD). Padahal di sisi lain sudah diterima di jurusan yang sama di unesa. Dari pada jauh di malang? Padahal di malang juga ada mbah ti dan mbah kung. Ada juga Tante Yani di Junrejo, Batu.
  • Teknologi Pendidikan. Guru BK kurang merekomendasikan karena lapangan kerja lulusannya belum jelas. Saya tertarik karena pernah ikut lomba lukis yang diselenggarakan. Hanya sebagai peserta, tidak menang.
  • Manajemen Pendidikan. idem (lapangan kerja belum jelas)
  • Program Pelatihan Perfilman. Halah ini jurusan yang paling aneh terlintas. hanya karena ada kiriman brosur melalui pos yang menawarkan. Saya apa cocok?
  • Pendidikan Biologi. Ini dipilih karena waktu SMA jurusan IPA, biologi adalah mapel yang paling mudah dipahami bagi saya. Alhamdulilah masuk lewat SNMPTN tetapi tidak dimasuki.
  • Manajemen. Karna waktu itu habis ikut seminar sehari ttg ISO di gayungan. cuma sehari, buat apa dibanggain? sampe ditulis di profil mahasiswa. terus disinggung sama TU jurusan.
  • Ekonomi Syariah. Saya lihat ini di web pmb unair. minat karena banyak bank syariah.
  • Pendidikan Bahasa Indonesia. Terlintas karena guru B.Indonesia SMA saya adalah orang yang mengenalkan beberapa hal tentang pendidikan seperti asesmen, surat lamaran pekerjaan (lho? ini kan untuk kerja), sosiogram. Waktu SMA kelas XII bahasa indonesia adalah pelajaran yang bisa diterima selain bahasa inggris dan biologi. Untuk mat agak susah. Untuk teori kimia dan fisika, hafalan terorinya, dan perhitungan sederhanaya juga masih bisa diterima. hanya untuk mat masih kurang.
  • Sastra Indonesia. Ini terlintas karena senang baca novel. hanya saja takut terpengaruh dengan pandangan kalau masuk jurusan/ fakultas seni dan sastra maka cara berpakaian dan perilaku menjadi terlalu bebas.
  • Analis Medis. tidak disetujui ibu karena pekerjaannya menguras pikiran, dan merusak mata karena miskroskop(?)
  • Farmasi. sedikit terlintas. hanya pilihan asal. hah farmasi katanya banyak hitungan dan rumus kimia?
  • Bidan. waktu itu kurang berminat karena tinggi badan hanya 150 cm. DI D3 unair syaratnya wanita minimal 160 cm. tapi di Akbid swasta boleh kok 150 cm. tapi waktu itu belum minat.
  • D3 Radiografer. Berminat karena ibu seorang spesialis radiologi. bahkan pernah dipertemukan dengan dosennya. tapi terlanjur masuk guru sd. tentunya tinggi badan juga 160 cm syarat unair.
  • Desain. ini antara mungkin ga mungkin. mungkin minat karena waktu SD dan SMP ikut lomba gambar. ga mungkin karena biaya desain its puluhan juta dan karena teman saya yang lebih berbakat sudah masuk aritektur.

 

Pengalaman Menjadi Orangtua Murid di London

Sirikit Syah

 

Membaca berbagai keluhan orangtua murid saat ini, dan juga pengalaman saya sendiri sebagai orangtua murid, saya jadi teringat pengalaman menjadi orangtua murid di London selama satu tahun, tahun 2001-2002. Tentu tidak adil membandingkan kondisi di Inggris dan Indonesia, namun bila ada yang baik dan dapat ditiru untuk diterapkan di sini, mengapa tidak?

 

Sebagai mahasiswa penerima beasiswa British Chevening, uang stipend saya pas-pasan, yaitu sekitar 700 pound sebulan. Apalagi hidup di London bersama anak –saya membawa anak laki-laki 12 tahun, Bintang. Separuh dana untuk bayar kos-kosan (kami indekos satu kamar dengan akses ke kamar mandi dan dapur di kediaman keluarga Srilangka). Separuhnya lagi untuk transpor dan makan. Kalau ada sisa, baru beli buku, nonton film, rekreasi. Saya membawa anak dengan misi memberinya pengalaman internasional. Mumpung bisa ‘nunut’ saya makan dan tidurnya. Modal saya cuma tiket pesawat dia pulang pergi, kira-kira Rp 15 juta. Saya tahu bersekolah di Inggris tidak…

Lihat pos aslinya 1.582 kata lagi

DISKUSI

 

Diskusi dan Macamnya

 

Diskusi ditinjau dari tujuannya dibedakan menjadi : (1). The Social Problem Meeting, merupakan metode pembelajaran dengan tujuan berbincang-bincang menyelesaikan masalah sosial di lingkungan; (2). The Open ended Meeting, berbincang bincang mengenai masalah apa saja yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dimana kita berada; (3). The Educational Diagnosis Meeting, berbincang-bincang mengenai tugas/pelajaran untuk saling mengoreksi pemahaman agar lebih baik.

 

Ditinjau dari Bentuknya, dibedakan menjadi :

1. Whole Group, merupakan bentuk diskusi kelompok besar (pleno, klasikal,paripurna dsb.)

 

2. Buz Group, merupakan diskusi kelompok kecil yang terdiri dari (4-5) orang.

 

3. Panel, merupakan diskusi kelompok kecil (3-6) orang yang mendiskusikan objek tertentu dengan cara duduk melingkar yang dipimpin oleh seorang moderator. Jika dalam diskusi tersebut melibatkan partisipasi audience/pengunjung disebut panel forum.

 

4. Syndicate Group, merupakan bentuk diskusi dengan cara membagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil yang terdiri dari (3-6) orang yang masing-masing melakukan tugas-tugas yang berbeda.

 

5. Brainstorming, merupakan diskusi iuran pendapat, yakni kelompok menyumbangkan ide baru tanpa dinilai, dikritik, dianalisis yang dilaksanakan

dengan cepat (waktu pendek).

 

6. Simposium, merupakan bentuk diskusi yang dilaksanakan dengan membahas berbagai aspek dengan subjek tertentu. Dalam kegiatan ini

sering menggunakan sidang paralel, karena ada beberapa orang penyaji. Setiap penyaji menyajikan karyanya dalam waktu 5-20 menit diikuti dengan sanggahan dan pertanyaan dari audience/peserta. Bahasan dan sanggahan dirumuskan oleh panitia sebagai hasil simposium. Jika simposium melibatkan partisipasi aktif pengunjung disebut simposium forum. 7. Colloqium, strategi diskusi yang dilakukan dengan melibatkan satu atau beberapa nara sumber (manusia sumber) yang berusaha menjawab pertanyaan dari audience. Audience menginterview nara sumber selanjutnya diteruskan dengan mengundang pertanyaan dari peserta (audience) lain Topik dalam diskusi ini adalah topik baru sehingga tujuan utama dari diskusi ini adalah ingin memperoleh informasi dari tangan pertama.

 

8. Informal Debate, merupakan diskusi dengan cara membagi kelas menjadi 2 kelompok yang pro dan kontra yang dalam diskusi ini diikuti dengan

tangkisan dengan tata tertib yang longgar agar diperoleh kajian yang dimensi dan kedalamannya tinggi. Selanjutnya bila penyelesaian masalah tersebut dilakukan secara sistematis disebut diskusi informal. Adapun langkah dalam diskusi informal adalah : (1). menyampaikan problema; (2). pengumpulan data; (3). alternatif penyelesaian; (4). memlilih cara penyelesaian yang terbaik.

 

9. Fish Bowl, merupakan diskuasi dengan beberapa orang peserta dipimpin oleh seorang  ketua mengadakan diskusi untuk mengambil keputusan. Diskusi model ini biasanya diatur dengan tempat duduk melingkar dengan 2 atau 3 kursi kosong menghadap  peserta diskusi. Kelompok pendengar duduk mengelilingi kelompok diskusi sehingga  seolah-olah peserta melihat ikan dalam mangkok.

 

10. Seminar, merupakan kegiatan diskusi yang banyak dilakukan dalam pembelajaran. Seminar pada umumnya merupakan pertemuan untuk

membahas masalah tertentu dengan prasaran serta tanggapan melalui diskusi dan pengkajian untuk mendapatkan suatu konsensus/keputusan

bersama. Masalah yang dibahas pada umumnya terbatas dan spesifik/tertentu, bersifat ilmiah dan subject approach.

 

11. Lokakarya/widya karya, merupakan pengkajian masalah tertentu melalui pertemuan dengan penyajian prasaran dan tanggapan serta diskusi secara teknis mendalam. Dalam diskusi ini bila perlu diikuti dengan demonstrasi/peragaan masalah tersebut. Peserta lokakarya pada umumnya

para ahli. Tujuannya mendapatkan konsensus/keputusuan bersama mengenai masalah tersebut. Telaahnya : Subject matter approach.

Anak Tuna Grahita (ATG)

DEFINISI

  1. Tuna grahita (retardasi mental) adalah anak yang secara nyata mengalami hambatan dan keterbelakangan perkembangan mental intelektual jauh di bawah rata-rata sedemikian rupa sehingga mengalami kesulitan dalam tugas-tugas akademik, komunikasi maupun sosial, dan karenanya memerlukan layanan pendidikan khusus
  2. Tuna grahita adalah istilah yang digunakan untuk menyebut anak yang mempunyai kemampuan intelektual dibawah rata-rata. Dalam kepustakaan bahasa asing digunakan istilah-istilah mental retardation, mentally retarded, mental deficiency, mental defective, dan lain-lain.

IDENTIFIKASI

seseorang dikatakan tuna grahita apabila memiliki tiga faktor, yaitu:

  1. keterlambatan fungsi kecerdasan secara umum atau di bawah rata-rata
  2. ketidak mampuan dalam perilaku adaptif
  3. terjadi selama perkembangan sampai usia 18 tahun

KARAKTERISTIK

Anak-anak tuna grahita, dapat dikenali dari ciri-ciri fisik tertentu. Ciri fisik semakin jelas pada penderita tuna grahita berat, sebaliknya, semakin samar pada tingkat yang lebih ringan. Ciri-ciri fisik sbb:

  1. Penampilan fisik tidak seimbang, misalnya kepala terlalu kecil atau terlalu besar
  2. tidak dapat mengurus diri sendiri sesuai usia
  3. kelopak mata tebal, sehingga mata terlihat sipit
  4. perkembangan bicara atau bahasa terhambat
  5. tidak ada atau kurang sekali perhatiannya terhadap lingkungan (pandangan kosong)
  6. koordinasi gerakan kurang

sering keluar ludah (cairan) dari mulut (ngiler)

KLASIFIKASI

Pengelompokan pada umumnya didasarkan pada taraf intelegensinya, yang terdiri dari keterbelakangan ringan, sedang, dan berat.

  1. Tuna grahita ringan: disebut juga moron atau debil. Mereka masih dapat membaca, menulis, dan berhitung sederhana. Dengan bimbingan dan pendidikan yang baik, anak keterbelakangannmental ringan pada saatnya akan dpat memperoleh penghasilan untuk dirinya sendiri.
  2. Tuna grahita sedang: disebut juga imbesil. Mereka dapat dididik mengurus diri sendiri, melindungi diri sendiri dari bahaya seperti menghindari kebakaran, berjalan di jalan raya, berlindung dari hujan, dsb. Tetapi mereka sangat sulit belajar secara akademik.
  3. Tuna grahita berat: sering disebut idiot. anak tuna grahita berat memerlukan bantuan perawatan secara total dalam hal berpakaian, mandi, makan, dll.